Khalidatun Nuzula merupakan dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Sriwijaya. Fokus keilmuannya meliputi pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal, literasi digital, dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran bahasa dan sastra.
Sebagai pengajar di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Khalidatun Nuzula mengampu perkuliahan yang membentang dari kajian sastra lama dan kritik sastra hingga literasi teknologi dan perencanaan pembelajaran, dengan penekanan pada penulisan kreatif dan retorika.
Fokus risetnya bertumpu pada tiga simpul: kearifan lokal sebagai sumber materi ajar, kecerdasan buatan sebagai perangkat bantu pembelajaran, dan literasi digital sebagai kompetensi yang perlu dibangun sejak bangku kuliah. Ketiganya bertemu dalam produk seperti PAMONG-AI dan LANSKARA, serta dalam sejumlah e-modul berbasis kearifan lokal Nusantara.
Karya dan penelitiannya telah dipublikasikan pada sejumlah jurnal terindeks SINTA dan Scopus, dan turut diwujudkan melalui program pengabdian masyarakat bagi guru-guru bahasa Indonesia di berbagai wilayah Sumatra Selatan.
Pengembangan bahan ajar dan strategi pembelajaran berbasis budaya dan tradisi lisan Sumatra Selatan serta Nusantara.
Perancangan e-modul, media multimodal, dan asisten pembelajaran berbasis AI untuk mendukung literasi digital calon guru dan siswa.
Pengkajian sastra lama, kritik sastra, serta pengembangan keterampilan berbicara kritis dan menulis kreatif.
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Sriwijaya. Mengampu perkuliahan serta mengembangkan riset dan pengabdian pembelajaran berbasis kearifan lokal.
Rekam jejak penelitian dan pengabdian selengkapnya dapat ditelusuri melalui profil SINTA.
Daftar publikasi lengkap tersedia melalui Google Scholar dan Scopus.
Silakan hubungi melalui kanal berikut untuk diskusi seputar kearifan lokal dalam pendidikan, pengembangan bahan ajar, atau kolaborasi penelitian.
Kirim E-mail